Kategori
Penyakit Kutil Kelamin

3 Obat Kutil Kelamin Di Apotik

Kutil kelamin adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV). Kutil kelamin dapat diobati, meski begitu virus masih tetap ada di dalam tubuh. Pengobatan untuk kutil kelamin bisa menggunakan obat oles yang digunakan pada kulit seperti salep, krim atau gel. Obat kutil kelamin yang tersedia umumnya harus dengan resep dari dokter dan bisa Anda pakai di rumah.

Obat kutil kelamin di apotik

Meski bisa dipakai di rumah, obat kutil kelamin ini tidak bisa sembarangan Anda beli di apotek atau toko obat lainnya.

Anda mungkin ingin mengobati kutil kelamin untuk mengurangi atau menghilangkan gejala yang ada dengan membeli obat bebas tanpa periksa ke dokter terlebih dulu. Namun sayangnya hal tersebut tidak bisa. Obat kutil kelamin tidak tersedia dengan bebas, semua obat kutil kelamin memerlukan resep dari dokter.

Dokter akan memberikan obat yang sesuai untuk Anda dan tingkat keparahan yang Anda miliki. Dokter mungkin akan memberikan obat yang bisa dipakai di rumah atau yang memerlukan bantuan tenaga medis untuk menerapkannya.

Anda juga tidak bisa menggunakan perawatan obat bebas kutil tangan untuk diterapkan pada kutil kelamin. Kutil kelamin dan tangan disebabkan oleh jenis HPV yang berbeda. Menggunakan perawatan yang tidak sesuai akan lebih berbahaya untuk alat kelamin Anda.

Berikut pilihan obat kutil kelamin yang bisa dipakai di rumah, sesuai anjuran dokter.

1. Podofilox (Condylox)

Podofilox adalah obat kutil kelamin yang bertujuan untuk menghancurkan kutil. Meski begitu salep ini aman dan mudah digunakan.

Efek samping yang mungkin muncul dari obat kutil kelamin ini adalah rasa nyeri dengan intensitas ringan sampai sedang dan iritasi pada bagian yang diobati. Hindari mengenai mata, jika ini terjadi segera bilas dengan air bersih dan hubungi dokter.

2. Sinecatechin (Veregen)

Sinecatechin digunakan untuk mengobati kutil kelamin bagian luar, area dalam atau di sekitar anus. Salep ini mengandung ekstrak teh hijau yang kaya akan katekin.

Efek samping yang sering muncul biasanya ringan seperti kulit memerah, gatal, rasa seperti terbakar, rasa sakit.

3. Imiquimod (Aldara)

Imiquimod adalah krim yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan kutil kelamin. Krim ini tidak direkomendasikan untuk anak dibawah 12 tahun kecuali dengan petunjuk dokter.

Efek samping yang sering muncul dari krim ini adalah kulit menjadi kemerahan, tubuh terasa nyeri, gatal dan terasa panas seperti terbakar, adanya lepuhan, serta ruam kulit. Efek samping lainnya yaitu nyeri pada beberapa bagian tubuh, batuk, dan merasa lelah.

Baca Juga: Cara Mengobati Kutil Kelamin Dengan Minyak Pohon Teh